KAB. SEMARANG,SMI.id | Pada Jumat sore 4 September 2026, terjadi kebakaran lahan di area kebun milik Sony (70 Thn) seorang warga Dusun Randusari, Desa Glawan, Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang, dalam kejadian tersebut dinyatakan tidak ada korban jiwa akan tetapi kejadian kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material.
Berdasarkan keterangan seorang saksi dilokasi sekitar, Kadarisman (56 Th) yang sedang berada di kandang ayam tempatnya bekerja, kejadian kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 17.00 Wib dilahan kebun Sony. Saksi melihat adanya percikan api yang membakar daun kering dan rumpun bambu di area perbukitan dekat lokasi kandang.
Melihat api mulai membesar,
Kadarisman kemudian bergegas memberi informasi kepada warga dan pihak terkait. Mendengar laporan dari masyarakat, Petugas Polsek Pabelan bersama 1 unit pemadam kebakaran serta warga sekitar selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan padaman.
Berdasarkan informasi, Kapolsek Pabelan AKP Muh Ali, S.H., M.M., Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian kebakaran tersebut terjadi di Kec. Pabelan, Kab. Semarang.

“Benar, telah terjadi kebakaran lahan kebun di wilayah Dusun Randusari, Desa Glawan, Kec. Pabelan, Kab.Semarang. Kejadian kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 17.00 Wib dan petugas langsung mendatangi lokasi setelah adanya menerima laporan.”jelas AKBP Heru.
Disisi lain AKP Muh Ali, S.H.,M.M., juga menjelaskan bahwa, penyebab terjadinya kebakaran adalah kondisi musim kemarau dan hembusan angin kencang sehingga menyebabkan api dengan cepat merembet serta meluas ke area lahan di sekitarnya.
“Berdasarkan keterangan awal saksi,
karena kondisi lahan yang kering serta adanya angin kencang, api dengan cepat merembet dan titik api membakar daun kering dan rumpun bambu di area perbukitan.”jelas Kapolsek
Saat petugas gabungan tiba di tempat kejadian, karena angin terlalu kencang sehingga sebagian area lahan diketahui sudah terbakar dan petugas kemudian bersama tim pemadam kebakaran serta warga melakukan upaya pemadaman agar api tidak terus meluas.
Proses pemadaman mulai dilakukan secara intensif, setelah upaya pemadaman yang sangat intensif yang dimulai sekitar pukul 18.45 Wib hingga pukul 20.00 Wib. Pemadaman api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan,
dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa namun hanya kerugian materi saja.
Berdasarkan kejadian tersebut,
masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar lahan kering, seperti membakar sampah maupun membuang puntug rokok sembarangan. Polres Semarang juga memberi himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada musim kemarau.
Terkait penyebab kebakaran, AKP Muh Ali menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum dapat menyimpulkan sumber awal munculnya api.
“Kami telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui secara pasti bagaimana api pertama kali muncul, dan
penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam tahap pengembangan.”ungkap AKP Muh Ali.(*)
(Indra.S)












