GARUT, SUARAMETROINDONESIA – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Garut Melantik anggota Pengurus (PGRI) Cabang Cibat dan Orientasi tugas pengurus.PGRI Cabang Cibatu terdiri 9 Ranting yang sudah melaksanakan rapat-rapat ranting.
Sehingga Ini menjadi kewajiban termasuk pengurus Cabang dapat menyesuaikan dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PGRI terutama dalam anggaran rumah tangga.
Ketua PGRI cabang Cibatu Eli Nugraha,M.Pd, menyatakan pada awak media bahwa setiap pengurus yang sudah dilantik diwajibkan untuk melaksanakan pelantikan dan orientasin dalam pelaksanaan tugas ke PGRI-an. Dalam kegiatan ini tentunya diharapkan seluruh pengurus baik cabang maupun ranting dapat melaksanakan tugas fungsi dan tanggung jawabnya, sesuai dengan ketentuan anggaran. tandasnya.

Dalam kegiatan pelantikan dan orientasi PGRI cabang Cibatu ini dihadiri antaralain; Pengurus cabang serta pengurus ranting.Yg hadir pengurus cabang 16 org Pengurus ranting 27 org
sehingga jumlah yang hadir di pelantikan dan orientasi ini 9 ranting dan Cabang sebanyak 43 orang.
Pelantikan dan orientasi kepengurusan di hadiri langsung Ketua PGRI Kabupaten Garut
Dr. H. Encep Suherman, M.Pd.
beserta Sekretaris PGRI Ade Fathurohim, S.Pd., M.Pd., didampingi Ketua cabang Cibatu Eli Nugraha,M.Pd, Dewan pembina PGRI,
K2S Utang, S.Pd, M.Pd., Korwas wilayah Cibatu Asep Sudrajat S.Pd,M.Pd,beserta 63 Orang PGRI Cabang dan Ranting Cibatu Kabupaten Garut Jawa Barat.Sabtu 7/02/2026.
Pada kegiatan ini tentunya mengupas terkait dengan bagaimana Anggota PGRI atau pengurus ranting maupun cabang melaksanakan tugasnya sesuai dengan tupuksi dan ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga(AD & ART). Ketua PGRI Kabupaten Garut, Dr. H. Encep Suherman, M.Pd.menyampaikan di Kegiatan orientasi pelaksanaan tugas pengurus ini adalah salah satu pelaksanaan dasar anggaran rumah tangga PGRI yang baru dalam salah satu usullanya.
Pengurus yang terpilih di semua lini, dari peran Ranting sampai dengan pusat itu wajib mengikuti orientasi pelaksanaan tugas. maksudnya pertama mengenalkan kaedah-kaedah lambang PGRI yang baru yang kedua memberikan pemahaman pengetahuan dan wawasan tentang bagaimana berorganisasi untuk PGRI dan ini merupakan cabang yang termasuk komprehensif melaksanakan orientasinya.
Dr.H.Encep Suherman,M.Pd, menambahkannya pengurus cabang termasuk ranting Alhamdulillah jadi Garut itu punya 42 cabang semuanya sudah memilih dengan tertib semua pengurus cabang dan di Jawa Barat malah PGRI Kabupaten Garut ,Itu merupakan PGRI yang pertama yang menuntaskan konferensi cabang dalam rangka pemilihan pengurus cabang yang lebih awal daripada PGRI-PGRI yang lain.
Jadi ini sudah setengah tahun yang lalu selesainya pemilihan pengurusan. PGRI pertama harus profesional, menjadikan guru profesional, kemudian sejahtera dan terlindungi terutama. Sebab sekarang kan banyak PR bagi guru yang ternyata dari kesejahteraan,tentu saat ini masih punya PR tentang guru honorer yang belum selesai.
Kemudian perlindungan hukumnya, sebab guru sekarang itu sangat dilematis.mau bertindak keras kepada siswa takut disebut perundungan dan sebagainya. Mesti sekarang PGRI kan punya LBH PGRI. Dalam rangka mengawal PGRI agar anggotanya benar-benar terlindungi.pungkas Dr. H. Encep Suherman, M.Pd. pada awak media ini.
Komitmen seluruh Anggota Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Cibatu. Setelah kegiatan ini seluruh pengurus baik cabang maupun ranting dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya ,Sesuai dengan tupoksi masing-masing. Sehingga sirkulasi roda organisasi khususnya di Kecamatan Cibatu berjalan dengan baik.
Sehingga Pada orientasi ini kita mengangkat peran strategis organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia dapat meningkatkan mutu pendidikan dan mengangkat martabat guru.
(Ayi Ahmad)












