Awal Tahun yang Menguras Energi Pramono

Oleh: Yakub F. Ismail

Awal tahun 2026 menjadi fase yang tidak mudah bagi seorang pemimpin Jakarta. Bukan karena minimnya perencanaan atau lemahnya kapasitas sang nakhoda, melainkan tantangan kompleksitas persoalan yang makin berlapis.

Tidak seperti kota-kota lainnya di Indonesia, Jakarta merupakan ruang hidup yang selalu menjadi fokus perhatian sekaligus parameter bagi keberhasilan kebijakan nasional. Ini karena kota penuh sejarah ini kerap diidentikkan sebagai wajah Indonesia.

Ekspektasi yang begitu besar terhadap Jakarta membuat siapapun yang memimpin daerah ini tidak pernah bisa menghidar dari sorotan publik.

Di balik plus dan minusnya, seorang Gubernur DKI Jakarta selalu berada dalam posisi yang serba tidak nyaman. Adakalanya ia dipuji ketika berhasil membuat gebrakan besar menjawab persoalan yang ada.

Namun, tidak jarang, ia mendapatkan cacian dan hinaan hanya karena kesalahan kecil yang dibuatnya.

Memang menjadi kepala daerah Jakarta bukan pekerjaan sederhana. Jabatan tersebut bahkan penuh risiko. Hanya mereka yang berani dan siap, mampu melewati ujian tersebut.

Hal itulah yang saat ini dirasakan Gubernur Pramono Anung ketika diamanahkan memimpin daerah dengan jumlah penghuni tetap sekitar 11 juta sekian penduduk tersebut.

Mengawali tahun 2026, yang juga menjadi momentum menuju satu tahun masa menjabat pasca dilantik pada 20 Februari 2025, Pramono Anung sudah dihadapkan dengan ujian yang cukup berat.

Salah satu persoalan yang dihadapi saat ini yakni cuaca ekstrem. Harus diakui bahwa cuaca ekstrem kian sulit diprediksi secara tepat, meski inovasi teknologi pendeteksi cuaca terus diperbarui setiap saat.

Terlebih, Kota Jakarta yang selama ini selalu familiar dengan persoalan klasiknya mulai dari genangan, banjir, rob (kenaikan permukaan air laut), penurunan tanah, hingga ketergantungan pada wilayah hulu, yang tidak jarang membuat seorang gubernur kewalahan mencari jalan keluarnya.

Di tengah situasi tersebut, perhatian dan harapan tinggi diletakkan di pundak sang pemimpin daerah.

Baca Juga  Bapas Garut Gelar Penandatanganan Perjanjian Kerjasama  dengan Yayasan Miftahul Huda  Al-Burhaniyyah, Perkuat Penanganan ABH.

Dengan demikian, mampukah Pramono Anung membaca situasi, bersikap antisipatif, dan punya resep solutif dalam mengatasi tantangan tersebut? Di sinilah letak ujian yang bakal menentukan seberapa tangguh dan dapat diandalkan dari seorang Pramono untuk memimpin ibu kota.

 

Menuju 1 Tahun Kepemimpinan

Menyongsong satu tahun pengabdian, Pramono Anung masih tampil dengan gaya yang khasnya yang penuh ketenangan dan antisipatif.

Tidak banyak yang berbeda dari karakter kepemimpinan seorang Pramono sejak awal menjabat, hingga dihantam berbagai ujian selama menakhodai ibu kota.

Apa yang konsisten dari seorang Pramono sejauh ini adalah komitmennya dalam menjaga kesinambungan kebijakan yang telah direncanakan matang sebelumnya.

Pramono, seperti telah jamak diketahui, tidak ingin terburu-buru mengubah sikap dan mindset dalam menghadapi persoalan yang datang secara tiba-tiba ataupun yang sifatnya kronis.

Ia selalu menunjukkan cara kerjanya yang rapi, tenang, terkoordinasi, telaten, dan penuh kehati-hatian kala mengurai suatu problematika yang dihadapi. Setidaknya, itulah yang dibuktikan di tahun pertama kepemimpinannya ini.

Karakter kepemimpinan Pramono juga tercermin dari sejumlah kebijakan yang lahir dari tangan dinginnya.

Sebagai contoh, di masa kepemimpinannya, Pramono mendorong penguatan integrasi antarmoda sebagai fondasi mobilitas perkotaan.

Moda transportasi publik seperti MRT, LRT, TransJakarta, dan transportasi pengumpan diarahkan untuk bekerja dalam satu sistem yang saling terkoneksi dan terintegrasi.

Tidak berhenti di sana, sejumlah proyek besar yang sempat mangkrak dan merusak estetika kota seperti proyek monorel yang sempat terhenti selama 22 tahun kini mulai dibereskan.

Sebelum Pramono, tiang-tiang monorel mangkrak yang terpancang di sepanjang jalan raya HR Rasuna Said itu dibiarkan berdiri membisu tanpa sentuhan apapun.

Bukan karena ia berdiri kokoh sebagai simbol peradaban kota, melainkan hamparan besi tua tengah kota yang mengganggu itu sengaja dibiarkan begitu, karena tidak ada yang tertarik untuk menatanya kembali.

Baca Juga  PEMBANGUNAN JALAN BLOK BUGEL JUNTIKEDOKAN JALAN, KUWU UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA BUPATI DAN DEWAN H. IBNU RISMANSAH

Baru di era Pramono, proyek gagal itu mendapat perhatian dan mulai ditata ulang. Tujuannya sederhana, sebelum memulai langkah besar, perlu membereskan hambatan kecil yang menghalang di depan mata.

Sementara, dalam konteks penanganan banjir, Pramono juga menunjukkan keseriusannya melalui penguatan strategi kombinasi antara solusi struktural dan nonstruktural.

Kebijakan normalisasi sungai, perbaikan drainase lingkungan, pengerukan waduk dan sungai, sampai dengan penguatan sistem peringatan dini menjadi agenda krusial yang selalu ditekankan di berbagai kesempatan.

Tidak berhenti di situ, Pramono juga mendorong kerja sama lintas wilayah sebagai prasyarat utama menyelesaikan masalah banjir di Jakarta.

Menurutnya, masalah banjir di Jakarta sangat kompleks, sehingga tidak bisa ditangani melalui pendekatan tunggal dan pasrial. Masalah banjir Jakarta sangat berkaitan erat dengan kawasan hulu dan daerah penyangga. Sinergi dan kolaborasi antarwilayah, karenanya, merupakan kunci utama keberhasilan.

Pada aspek pelayanan publik dan birokrasi, Pramono tiada henti mendorong digitalisasi layanan, penyederhanaan perizinan, hingga penegakan disiplin aparatur.

Sejumlah inovasi administratif lahir dari kerja keras dan dedikasinya yang tak kenal lelah. Ia terus mengarahkan jajarannya untuk memangkas prosedur birokrasi yang berbelit dan meningkatkan transparansi, terutama dari sisi layanan kependudukan dan perizinan usaha.

Seluruh capaian dan arah kebijakan yang diambil tersebut tentu menjadi modal penting dalam mengawali pemerintahannya di tahun 2026 ini.

Dengan keuatan fondasi kebijakan yang telah dipersiapkan satu tahun pertama, Pramono dngan satu keyakinan penuh siap menghadapi tantangan di awal 2026 dengan kesiapsiagaan yang lebih terukur.

 

Menyongsong 50 Dekade Jakarta

Membahas Jakarta tidak bisa melepaskan dari perjalanan panjang sejarah yang penuh liku. Dari masa Batavia, sebagai kota kolonial yang dibangun VOC pada abad ke-17, Jakarta lahir sebagai kepentingan dagang dan kekuasaan.

Baca Juga  Kang DN Bersama Faperta UNPAD Tanam Pohon Sukun di Arjasari

Struktur dan tata kota dirancang dengan tujuan melayani kolonialisme, meninggalkan warisan ketimpangan dan persoalan tata ruang yang jejaknya masih bisa disaksikan dan dirasakan sampai sekarang.

Lalu, pada masa setelah kemerdekaan, transformasi mulai dilakukan, dimulai dari mengganti nama Batavia menjadi Jakarta sebagai wujud mencitakan identitas baru yang selaras-senafas dengan peradaban bangsa.

Pelan tapi pasti, kota ini mulai tumbuh menjadi pusat pemerintahan negara, ekonomi, hingga menjelma sebagai simpul kebudayaan dan identitas nasional.

Dalam perjalanannya menuju 50 dekade (499 tahun), Jakarta diyakini bakal mengalami transformasi besar (great transformation), sebagai kota administratif menjadi pusat ekonomi global.

Menyogsong era baru tersebut, sejumlah persiapan harus dilakukan dari sekarang, mulai dari pembangunan infrastruktur modern, ekspansi kawasan bisnis, hingga pemanfaatan demografi.

Karena itu, menuju masa 500 tahun yang juga bermakna separuh milenium, adalah sebuah perjalanan yang penuh makna.

Ia tidak sekadar rayakan tahun dengan menekankan pada sisi refleksivitas semata, melainkan pada persiapan energi menjemput transformasi besar yang dipersiapkan secara matang di bawah kepemimpinan seorang gubernur.

Dalam konteks inilah sorotan terhadap kepemimpinan Pramono Anung memperoleh makna strategis.

Pramono kini memimpin Jakarta di masa transisi sejarah yang penuh penentuan. Jakarta yang tengah mempersiapkan diri menuju kota global yang sarat kompetisi, inovasi dan kreativitas.

Pada poin ini, tanggung jawab seorang nakhoda sungguh dipertaruhkan. Jika ia berhasil, akan dikenang sebagai pemimpin yang berhasil melangkahi masa peralihan dengan penuh harapan. Sebaliknya, jika ia gagal, maka akan diingat sebagai makhoda buruk yang membunuh mimpi besar berjuta rakyat.

Semoga, tantangan serius ini mampu dijawab dengan karya dan prestasi meyakinkan di tangan seorang Gubernur Pramono Anung yang kini sedang berada di trayek yang tepat.

Penulis adalah Direktur Eksekutif INISIATOR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

content-1701

article 0000301

article 0000302

article 0000303

article 0000304

article 0000305

article 0000306

article 0000307

article 0000308

article 0000309

article 0000310

article 0000311

article 0000312

article 0000313

article 0000314

article 0000315

article 0000316

article 0000317

article 0000318

article 0000319

article 0000320

article 0000321

article 0000322

article 0000323

article 0000324

article 0000325

article 0000326

article 0000327

article 0000328

article 0000329

article 0000330

article 0000331

article 0000332

article 0000333

article 0000334

article 0000335

article 0000336

article 0000337

article 0000338

article 0000339

article 0000340

article 0000341

article 0000342

article 0000343

article 0000344

article 0000345

article 0000346

article 0000347

article 0000348

article 0000349

article 0000350

article 0000351

article 0000352

article 0000353

article 0000354

article 0000355

article 0000356

article 0000357

article 0000358

article 0000359

article 0000360

article 0000361

article 0000362

article 0000363

article 0000364

article 0000365

article 0000366

article 0000367

article 0000368

article 0000369

article 0000370

article 0000371

article 0000372

article 0000373

article 0000374

article 0000375

article 2990296

article 2990297

article 2990298

article 2990299

article 2990300

article 2990301

article 2990302

article 2990303

article 2990304

article 2990305

article 2990306

article 2990307

article 2990308

article 2990309

article 2990310

article 2990311

article 2990312

article 2990313

article 2990314

article 2990315

article 2990316

article 2990317

article 2990318

article 2990319

article 2990320

article 2990321

article 2990322

article 2990323

article 2990324

article 2990325

article 2990326

article 2990327

article 2990328

article 2990329

article 2990330

article 2990331

article 2990332

article 2990333

article 2990334

article 2990335

article 2990336

article 2990337

article 2990338

article 2990339

article 2990340

article 2990341

article 2990342

article 2990343

article 2990344

article 2990345

article 2990346

article 2990347

article 2990348

article 2990349

article 2990350

article 2990351

article 2990352

article 2990353

article 2990354

article 2990355

article 2990356

article 2990357

article 2990358

article 2990359

article 2990360

article 2990361

article 2990362

article 2990363

article 2990364

article 2990365

article 2990366

article 2990367

article 2990368

article 2990369

article 2990370

article 2990371

article 2990372

article 2990373

article 2990374

article 2990375

article 2990376

article 2990377

article 2990378

article 2990379

article 2990380

article 2990381

article 2990382

article 2990383

article 2990384

article 2990385

article 2990386

article 2990387

article 2990388

article 2990389

article 2990390

article 2990391

article 2990392

article 2990393

article 2990394

article 2990395

article 2990396

article 2990397

article 2990398

article 2990399

article 2990400

article 2990401

article 2990402

article 2990403

article 2990404

article 2990405

article 2990406

article 2990407

article 2990408

article 2990409

article 2990410

article 2990411

article 2990412

article 2990413

article 2990414

article 2990415

article 2000246

article 2000247

article 2000248

article 2000249

article 2000250

article 2000251

article 2000252

article 2000253

article 2000254

article 2000255

article 2000256

article 2000257

article 2000258

article 2000259

article 2000260

article 2000261

article 2000262

article 2000263

article 2000264

article 2000265

article 2000266

article 2000267

article 2000268

article 2000269

article 2000270

article 2000271

article 2000272

article 2000273

article 2000274

article 2000275

article 5500181

article 5500182

article 5500183

article 5500184

article 5500185

article 5500186

article 5500187

article 5500188

article 5500189

article 5500190

article 5500191

article 5500192

article 5500193

article 5500194

article 5500195

article 5500196

article 5500197

article 5500198

article 5500199

article 5500200

article 5500201

article 5500202

article 5500203

article 5500204

article 5500205

article 5500206

article 5500207

article 5500208

article 5500209

article 5500210

article 5500211

article 5500212

article 5500213

article 5500214

article 5500215

article 5500216

article 5500217

article 5500218

article 5500219

article 5500220

article 5500221

article 5500222

article 5500223

article 5500224

article 5500225

article 5500226

article 5500227

article 5500228

article 5500229

article 5500230

article 5500231

article 5500232

article 5500233

article 5500234

article 5500235

article 5500236

article 5500237

article 5500238

article 5500239

article 5500240

article 5500241

article 5500242

article 5500243

article 5500244

article 5500245

article 5500246

article 5500247

article 5500248

article 5500249

article 5500250

article 5500251

article 5500252

article 5500253

article 5500254

article 5500255

article 838000468

article 838000469

article 838000470

article 838000471

article 838000472

article 838000473

article 838000474

article 838000475

article 838000476

article 838000477

article 838000478

article 838000479

article 838000480

article 838000481

article 838000482

article 838000483

article 838000484

article 838000485

article 838000486

article 838000487

article 838000488

article 838000489

article 838000490

article 838000491

article 838000492

article 838000493

article 838000494

article 838000495

article 838000496

article 838000497

article 9998000441

article 9998000442

article 9998000443

article 9998000444

article 9998000445

article 9998000446

article 9998000447

article 9998000448

article 9998000449

article 9998000450

article 9998000451

article 9998000452

article 9998000453

article 9998000454

article 9998000455

article 9998000456

article 9998000457

article 9998000458

article 9998000459

article 9998000460

article 9998000461

article 9998000462

article 9998000463

article 9998000464

article 9998000465

article 9998000466

article 9998000467

article 9998000468

article 9998000469

article 9998000470

article 9998000471

article 9998000472

article 9998000473

article 9998000474

article 9998000475

article 9998000476

article 9998000477

article 9998000478

article 9998000479

article 9998000480

article 9998000481

article 9998000482

article 9998000483

article 9998000484

article 9998000485

article 9998000486

article 9998000487

article 9998000488

article 9998000489

article 9998000490

article 9998000491

article 9998000492

article 9998000493

article 9998000494

article 9998000495

article 9998000496

article 9998000497

article 9998000498

article 9998000499

article 9998000500

content-1701
news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 8998000441

article 8998000442

article 8998000443

article 8998000444

article 8998000445

article 8998000446

article 8998000447

article 8998000448

article 8998000449

article 8998000450

article 8998000451

article 8998000452

article 8998000453

article 8998000454

article 8998000455

article 8998000456

article 8998000457

article 8998000458

article 8998000459

article 8998000460

article 8998000461

article 8998000462

article 8998000463

article 8998000464

article 8998000465

article 8998000466

article 8998000467

article 8998000468

article 8998000469

article 8998000470

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

article 2000166

article 2000167

article 2000168

article 2000169

article 2000170

article 2000166

article 2000167

article 2000168

article 2000169

article 2000170

article 2000171

article 2000172

article 2000173

article 2000174

article 2000175

article 2000176

article 2000177

article 2000178

article 2000179

article 2000180

article 2000181

article 2000182

article 2000183

article 2000184

article 2000185

article 2000186

article 2000187

article 2000188

article 2000189

article 2000190

article 2000191

article 2000192

article 2000193

article 2000194

article 2000195

article 2000196

article 2000197

article 2000198

article 2000199

article 2000200

article 2000201

article 2000202

article 2000203

article 2000204

article 2000205

article 2000206

article 2000207

article 2000208

article 2000209

article 2000210

article 2000211

article 2000212

article 2000213

article 2000214

article 2000215

article 2000216

article 2000217

article 2000218

article 2000219

article 2000220

article 2000221

article 2000222

article 2000223

article 2000224

article 2000225

article 2990216

article 2990217

article 2990218

article 2990219

article 2990220

article 2990221

article 2990222

article 2990223

article 2990224

article 2990225

article 2990226

article 2990227

article 2990228

article 2990229

article 2990230

article 2990231

article 2990232

article 2990233

article 2990234

article 2990235

article 2990236

article 2990237

article 2990238

article 2990239

article 2990240

article 2990241

article 2990242

article 2990243

article 2990244

article 2990245

article 2990246

article 2990247

article 2990248

article 2990249

article 2990250

article 2990251

article 2990252

article 2990253

article 2990254

article 2990255

article 2990256

article 2990257

article 2990258

article 2990259

article 2990260

article 2990261

article 2990262

article 2990263

article 2990264

article 2990265

article 888866

article 888867

article 888868

article 888869

article 888870

article 888871

article 888872

article 888873

article 888874

article 888875

article 888876

article 888877

article 888878

article 888879

article 888880

article 888881

article 888882

article 888883

article 888884

article 888885

article 888886

article 888887

article 888888

article 888889

article 888890

article 888891

article 888892

article 888893

article 888894

article 888895

article 888896

article 888897

article 888898

article 888899

article 888900

article 888901

article 888902

article 888903

article 888904

article 888905

article 888906

article 888907

article 888908

article 888909

article 888910

article 888911

article 888912

article 888913

article 888914

article 888915

article 888916

article 888917

article 888918

article 888919

article 888920

article 888921

article 888922

article 888923

article 888924

article 888925

article 0000221

article 0000222

article 0000223

article 0000224

article 0000225

article 0000226

article 0000227

article 0000228

article 0000229

article 0000230

article 0000231

article 0000232

article 0000233

article 0000234

article 0000235

article 0000236

article 0000237

article 0000238

article 0000239

article 0000240

article 0000241

article 0000242

article 0000243

article 0000244

article 0000245

article 0000246

article 0000247

article 0000248

article 0000249

article 0000250

article 0000251

article 0000252

article 0000253

article 0000254

article 0000255

article 0000256

article 0000257

article 0000258

article 0000259

article 0000260

article 0000261

article 0000262

article 0000263

article 0000264

article 0000265

article 0000266

article 0000267

article 0000268

article 0000269

article 0000270

article 5500126

article 5500127

article 5500128

article 5500129

article 5500130

article 5500131

article 5500132

article 5500133

article 5500134

article 5500135

article 5500136

article 5500137

article 5500138

article 5500139

article 5500140

article 5500141

article 5500142

article 5500143

article 5500144

article 5500145

article 5500146

article 5500147

article 5500148

article 5500149

article 5500150

article 5500151

article 5500152

article 5500153

article 5500154

article 5500155

article 7700156

article 7700157

article 7700158

article 7700159

article 7700160

article 7700161

article 7700162

article 7700163

article 7700164

article 7700165

article 7700166

article 7700167

article 7700168

article 7700169

article 7700170

article 7700171

article 7700172

article 7700173

article 7700174

article 7700175

article 7700176

article 7700177

article 7700178

article 7700179

article 7700180

article 7700181

article 7700182

article 7700183

article 7700184

article 7700185

news-1701