GARUT, SUARAMETROINDONESIA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang BL-Limbangan Pelaksanaan Orientasi tugas pengurus. Kebetulan di Limbangan terdiri 14 ranting yang sudah melaksanakan rapat-rapat ranting. Sehingga Ini menjadi kewajiban termasuk pengurus Cabang dapat menyesuaikan dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PGRI terutama dalam anggaran rumah tangga.
Ketua PGRI cabang BL-Limbangan, Endang Mustopa,S.Pd, mengisyaratkan bahwa setiap pengurus yang sudah dilantik diwajibkan untuk melaksanakan orientasi pelaksanaan tugas. Dalam kegiatan ini tentunya diharapkan seluruh pengurus baik cabang maupun ranting dapat melaksanakan tugas fungsi dan tanggung jawabnya, sesuai dengan ketentuan anggaran.
Kegiatan orientasi ini dihadiri antaralain ; Pengurus cabang sebanyak 22 orang serta pengurus ranting. Kebetulan yang diundang adalah pengurus harian sebanyak 5 orang dari 14 ranting. Sehingga jumlah yang hadir di orientasi ini ranting sebanyak 92 orang.
Narasumber Pemateri pada kegiatan ini dari Kabupaten langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Garut, Dr. H. Encep Suherman, M.Pd. beserta Sekretaris PGRI Ade Fathurohim, S.Pd., M.Pd., didampingi Ketua cabang Kecamatan Balubur Limbangan Endang Mustopa.S.Pd, K2S Bapak Asep Ohan Kartino, S.P., M.Pd. sareng tambihan anu hadir aya Dewan Pembina PGRI Cabang dan Ranting Bl. Limbangan beserta 92 orang guru anggota PGRI Cabang dan Ranting BL-Limbangan Kabupaten Garut Jawa Barat. Kamis 5/02/2026.

Pada kegiatan ini tentunya mengupas terkait dengan bagaimana Anggota PGRI atau pengurus ranting maupun cabang melaksanakan tugasnya sesuai dengan tupuksi dan ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga(AD & ART). Ketua PGRI Kabupaten Garut, Dr. H. Encep Suherman, M.Pd.menyampaikan di Kegiatan orientasi pelaksanaan tugas pengurus ini adalah salah satu pelaksanaan dasar anggaran rumah tangga PGRI yang baru dalam salah satu klausulnya.
Pengurus yang terpilih di semua lini, dari peran Ranting sampai dengan pusat itu wajib mengikuti orientasi pelaksanaan tugas. maksudnya pertama mengenalkan kaedah ayat yang baru yang kedua memberikan pemahaman pengetahuan dan wawasan tentang bagaimana kaedah-kaedah berorganisasi untuk PPG dan ini merupakan cabang yang termasuk komprehensif melaksanakan orientasinya. Sebab ini bukan hanya pengurus cabang termasuk 14 ranting Alhamdulillah jadi Garut itu kan punya 42 cabang semuanya sudah memilih dengan tertib semua pengurus cabang dan di Jawa Barat malah PGRI Kabupaten Garut itu merupakan PGRI yang pertama yang menuntaskan konferensi cabang dalam rangka pemilihan pengurus cabang yang lebih awal daripada PGRI-PGRI yang lain.
Jadi ini sudah setengah tahun yang lalu selesainya pemilihan pengurusan. PGRI pertama harus profesional, menjadikan guru profesional, kemudian sejahtera dan terlindungi terutama. Sebab sekarang kan banyak PR bagi guru yang ternyata dari kesejahteraan,tentu saat ini masih punya PR tentang guru honorer yang belum selesai. Kemudian perlindungan hukumnya, sebab guru sekarang itu sangat dilematis.mau bertindak keras kepada siswa takut disebut perundungan dan sebagainya. Mesti sekarang PGRI kan punya LBH PGRI yang dikomandannya oleh Pak Anton. Itu dalam rangka mengawal PGRI agar anggotanya benar-benar terlindungi.ucapnya Dr. H. Encep Suherman, M.Pd. pada awak media.
Komitmen seluruh Anggota Persatuan Guru Republik Indonesia Kecamatan Balubur Limbangan. Setelah kegiatan ini seluruh pengurus baik cabang maupun ranting dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya ,Sesuai dengan tupoksi masing-masing. Sehingga sirkulasi roda organisasi khususnya di Kecamatan Limbangan berjalan dengan baik. Sehingga Pada orientasi ini kita mengangkat peran strategis organisasi Perstuan Guru Republik Indonesia. Sehingga PGRI dapat meningkatkan mutu pendidikan dan mengangkat martabat guru khususnya yang ada di kecamatan BL- Limbangan.pungkasnya
(Ayi Ahmad)












