GARUT, SMI. id | Gerakan Pramuka SMP PGRI Sukasono laksanakan pembinaan karakter siswa Penggalang Baru di alam terbuka dengan tangguh, mandiri, kompak dan kebersamaan dibumi perkemahan Salegar, Sabtu (31/10/2026)
Kak Mabigus SMP PGRI Sukasono N. Iif Sarifah, menyampaikan pada awak media, Kegiatan upacara api unggun yang digelar di bumi perkemahan Salegar menyampaikan ungkapan terimakasih atas segala kerjasamanya.
Kebersamaan dalam Rangkaian kegiatan di perkemahan Salegar ini, Kak Mabigus pada para pembina. Pangkalan (Gudep )serta seluruh peserta yang terlihat semangat dan riang gembira mengikuti kegiatan.
“Semoga kegiatan perkemahan calon penggalang SMP PGRI Sukasono mampu meningkatkan tanggung jawab, disiplin, kebersamaan dan kemandirian .kalian semua hingga mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari kelak,” katanya.

Beberapa agenda kegiatan telah disiapkan oleh Pembina di antaranya lomba masak, lomba yel-yel, lomba baris berbaris, pionering, pentas seni, dan api unggun serta lomba lainnya.
Ketua kegiatan perkemahan menyambut Penggalang Baru dan pasukan khusus dalam kegiatan bahwa kegiatan sedianya akan berlangsung hingga Sabtu 31 Oktober 2026.
“Perkemahan penggalang kelas VII ini diadakan selama 2 hari 1 malam. Pembina Pramuka dan panitia bersinergi agar kegiatan berjalan dengan baik dan lancar sehingga program pembinaan berkarakter bisa terlaksana dengan baik.
Dalam penutupan acara di bumi Kemah Salegar menyampaikan, pada awak media bahwa, kegiatan ini terkait perkemahan Pramuka Penggalang di Gugus depan pangkalan SMP PGRI Sukasono dimana siswa-siswi kelas VII yang menjadi peserta setelah dilaksanakannya kegiatan dari tamu ke calon namun Kak hari ini kita berlanjut nantinya kegiatan ini semata-mata untuk fondasi.
Kegiatan-kegiatan Atau peningkatan-peningkatan karakter siswa Untuk kedepannya karakter building Yang mana siswa tentunya dilatih. Kemudian dibiasakan untuk nilai-nilai kemandirian Tanggung jawab, kerjasama dan lainnya. Agar soft skill mereka itu terasa.
Jadi ini merupakan bagian dari ikhtiar sekolah untuk meningkatkan soft skill para siswa karena hard skillnya tentu dilatih oleh sekolah,” pungkasnya.
( Ayi Ahmad)













