GARUT, SMI. id | Koorwas Pendidikan Kecamatan Leuwigoong, H.Omin,S.Pd.M.Pd,M.CE, resmi membuka gelaran perhelatan FTBI SD tingkat Kecamatan Leuwigoong tahun 2026 yang berlangsung meriah di Gedung PGRI cabang Leuwigoong, Kabupaten Garut pada, Rabu, (2/9/2026).
Ajang tahunan ini menjadi sarana apresiasi dan wadah kreasi bagi generasi muda dalam memelihara serta mengembangkan kekayaan kebudayaan lokal (Sunda). Oleh karena itu, perhelatan ini mendapatkan sambutan yang sangat antusias dari seluruh kontingen peserta sekolah dasar.
Sebanyak 434 siswa SD Negeri maupun swasta dari berbagai gugus sekolah wilayah se-Kecamatan Leuwigoong hadir untuk di uji ketangkasan berbahasa daerah. Selain itu, kegiatan ini diproyeksikan untuk menjaring bibit unggul yang akan mewakili ke tingkat kabupaten.

Ketua PGRI Cabang Leuwigoong Asep Cahyadin,S.Pd,M.Pd, menyampaikan lomba festival ini merupakan wujud membangun Inklusi dan kebersamaan antar peserta FTBI SD ,ini bukan sekadar arena persaingan untuk merebut sertifikat dan piala. Menurutnya, aspek terpenting dari ajang ini adalah terbangunnya rasa kebersamaan dan nilai inklusivitas di antara sesama anak-anak pendidikan Sekolah Dasar .
Perhelatan FTBI SD menjadi pilar utama dalam program perlindungan Bahasa Sunda dari kepunahan. Pasalnya, eksistensi suatu bangsa sangat bergantung pada sejauh mana masyarakatnya mampu menjaga dan menggunakan bahasa daerahnya sendiri.
Pemenang pertama akan menjadi perwakilan pada kegiatan selanjutnya tanggal 10 September 2026 ke tingkat kabupaten.
Asep menambahkan Ketua PGRI memberikan apresiasi kepada pembina dan pelatih. Bahwa PGRI Leuwigoong berkomitmen meningkatkan kompetensi pendamping melalui pelatihan-pelatihan yang puncaknya akan ditampilkan pada Hari Guru Nasional/ Hari PGRI melalui berbagai perlombaan seni Sunda,”katanya

Ketua Pelaksana Herni Hernayati,S.Pd, M.Pd, M.CE, Kegiatan Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Sekolah Dasar, dibagi dalam Tujuh Mata Lomba Tradisional dan Kesiapan Kontingen
Sementara itu,menjelaskan rincian teknis pelaksanaan kompetisi tahunan tersebut. sebanyak 434 peserta bersaing secara sehat pada tujuh cabang mata lomba kebudayaan Sunda yang dipertandingkan secara berjenjang. FTBI(Festival Tunas Bahasa Ibu) tingkat Kecamatan Leuwigoong dalam lomba peserta putra /putri ;
1 .Biantara
2 .Maca jeung Nulis Aksara Sunda
3 .Maca Sajak
4 .Nembang (Pupuh)
5 .Ngabodor Sorangan
6 .Ngadongéng
7 .Ngarang Carita Pondok .
Para peserta pemenang terbaik dari gelaran FTBI SD ini bakal mendapatkan piala dan piagam serta pembinaan pendampingan. Langkah tersebut disiapkan agar kontingen siap menunjukkan performa terbaik ke tingkat kabupaten dari perwakilan Kecamatan Leuwigoong,”pungkasnya.
(Ayi Ahmad)












