INDRAMAYU,SMI-Proyek rehabilitasi Jalan Sambimaya–Tugu yang berada di Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, tepatnya di Blok Simbartiba Lor dan Cipir, menjadi sorotan. Proyek yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp1.438.352.000 tersebut memunculkan sejumlah pertanyaan terkait pelaksanaan di lapangan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tidak terlihat adanya direksi keet yang semestinya menjadi fasilitas penunjang bagi pelaksana maupun pekerja proyek. Ketiadaan direksi keet tersebut dinilai dapat menghambat koordinasi serta pengawasan selama pekerjaan berlangsung.
Selain itu, informasi yang dihimpun dari pekerja di lapangan menyebutkan bahwa para pekerja tidak tinggal di lokasi proyek. Mereka juga mengaku jarang bertemu dengan pihak pelaksana.
“Pekerja di sini tidak menginap di lokasi. Pelaksana yang bernama Ade Setiawan ataupun Sadikin juga jarang berada di lokasi sejak proyek berjalan dan susah dihubungi,” ujar salah seorang pekerja kepada awak media, Senin (27/7/2026).
Proyek yang dikerjakan oleh CV. ANA LIA tersebut kini menjadi perhatian masyarakat. Kondisi minimnya kehadiran pihak pelaksana di lapangan memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan pekerjaan serta komitmen terhadap pelaksanaan proyek sesuai ketentuan kontrak.
Hingga berita ini ditulis, pihak pelaksana proyek, termasuk Ade Setiawan maupun Sadikin, belum memberikan keterangan resmi terkait informasi yang disampaikan oleh pekerja di lapangan. Demikian pula pihak CV. ANA LIA belum dapat dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan atas temuan tersebut.
Masyarakat berharap instansi terkait, termasuk dinas yang membidangi pekerjaan tersebut, segera melakukan pengecekan lapangan guna memastikan proyek rehabilitasi jalan senilai Rp1,438 miliar itu dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
Berita ini akan diperbarui apabila pihak pelaksana, kontraktor, maupun instansi terkait memberikan hak jawab atau klarifikasi.
(Imam)













