KAB. SEMARANG, SMI – Sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan Kamtibmas saat kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy.,SIK.,M.Si., menyampaikan bahwa Polres Semarang telah menyiagakan sebanyak 157 personel Polres Semarang maupun personel Polsek di wilayah Kabupaten Semarang.
Para personel tersebut, ditempatkan di sejumlah titik lokasi dimana menjadi pusat aktivitas masyarakat, yaitu sekolah, jalur protokol, pusat keramaian, dan wilayah yang dinilai memiliki potensi terjadinya konvoi maupun aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Menyambut momentum, pengumuman kelulusan siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026, Polres Semarang menghimbau kepada seluruh pelajar yang merayakan kelulusan untuk tetap berperilaku positif, dan menjaga situasi Kamtibnas tetap kondusif.
“Kelulusan merupakan salah satu momen penting dalam perjalanan pendidikan yang menandai awal langkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, Polres Semarang mengajak para siswa untuk mensyukuri keberhasilan tersebut dengan kegiatan yang bermanfaat serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.”tutur AKBP Ratna.

Dalam paparannya, AKBP Ratna menyampaikan dihadapan para orang tua murid serta Dewan Komite sekolah SMP Negri 3 Prengapus pada Selasa, 2 Juni 2026, bahwa perayaan kelulusan ini hendaknya dijadikan momentum untuk meningkatkan semangat meraih cita-cita masa depan dan menjaga nama baik diri, orang tua dan sekolah.
“Perbaiki diri siswa siswi sekalian, buktikan kepada orang tua dan masyarakat sekitar bahwa adik adik semua bisa lebih baik dari bapak ibu orang tua kalian yang saat ini menaruh harapan besar akan masa depan kalian. Buat bangga orang tua, dan tentunya doa orang tua juga berperan dalam kesuksesan adik adik sekalian.”Jelasnya.
Kapolres juga memberikan pesan bahwa, masa depan masih panjang masih menempuh jenjang pendidikan SMA, dan hindari pergaulan yang merugikan masa depan siswa siswi.
“Batasi pergaulan pilih teman bermain, karena apabila terjadi sesuatu yang tidak baik karena pergaulan, maka yang menerima konsekuensi bukan temannya, namun diri adik adik sendiri bersama orang tua.”Imbuh Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan para siswa agar tidak melakukan konvoi kendaraan di jalan raya yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas, tidak hanya itu siswa juga diimbau agar menjauhi minuman keras dan narkoba serta untuk tidak menggunakan knalpot brong maupun kendaraan yang tidak sesuai pada ketentuan yang berlaku serta melarang adanya aksi corat-coret seragam sekolah maupun fasilitas umum.
Guna menjaga situasi keamanan,
dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, para siswa diminta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat serta tidak membawa senjata tajam maupun benda berbahaya lainnya dalam bentuk apa pun.
“Masa-masa muda jangan sampai tercoreng dengan kejadian dimana adik adik berurusan dengan hukum, terutama berurusan dengan peradilan anak yang sudah diatur oleh undang undang, tugas adik adik sekalian hanya belajar.” Tegasnya.
Tujuan kegiatan patroli,
memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran maupun tindakan yang dapat membahayakan keselamatan para pelajar.
Di akhir sambutannya, himbauan diberikan kepada para orang tua, selain ikut menjaga pergaulan putra putrinya juga memastikan bahwa putra putrinya dirumah saat jam malam.
“Pastikan putra putri bapak ibu dalam pergaulan atau circle pertemanan, dan pastikan saat jam malam putra putrinya sudah berada dirumah tidak bermain bersama teman temannya dimalam hari.”pungkasnya.
(Indra.S)












