PERANG IRAN BUKAN SEKEDAR NUKLIR, Tiga Lapis Tujuan Tersembunyi Israel

Oleh: Mayjen TNI Purn. Fulad
Penasihat Militer RI untuk PBB (2017–2019)

Bandung.SMI.id -Dunia dibohongi setiap hari. Dan kali ini, kebohongan itu dibungkus jargon “perlucutan senjata nuklir”. Saya tahu persis bagaimana mekanisme kebohongan ini bekerja. Bukan karena saya pembenci Israel. Bukan karena saya pembela Iran. Tapi karena selama dua tahun duduk sebagai penasihat militer Indonesia di Dewan Keamanan PBB, saya menyaksikan sendiri bagaimana sebuah perang dirancang: dengan data yang dipilih, fakta yang dipelintir, dan narasi yang diulang terus hingga menjadi kebenaran.

Perang Iran vs AS+Israel hari ini bukan perang nuklir. Ini perang pembongkaran sistematis terhadap sebuah negara. Dan Israel, bukan AS, adalah otaknya. Ini tiga lapis tujuan tersembunyi mereka.

Lapis Satu: Matikan Sistem, Bukan Bomnya

Mari kita lihat fakta di lapangan, bukan siaran pers. Dari awal eskalasi hingga hari ini, target serangan Israel bukan didominasi fasilitas nuklir. Yang paling masif justru:

Satu. Pabrik rudal balistik,                                                                                                     

Kedua. Depot bahan bakar dan kilang minyak,                                                                    

Ketiga. Pusat komando Garda Revolusi,                                                                          

Keempat. Jaringan radar pendeteksi dini.

*Pertanyaan:* apa urusan rudal dengan bom atom? Tidak ada. Maka jangan tertipu. Israel tidak sedang melucuti senjata nuklir Iran. *Mereka sedang melumpuhkan sistem pertahanan ofensif Iran secara total.*

Dari pengalaman saya membaca peta kekuatan Timur Tengah, ancaman sebenarnya bagi Israel bukanlah bom atom yang mungkin baru jadi lima atau sepuluh tahun lagi. Ancaman nyata adalah rantai pasokan Iran ke Hizbullah, ke milisi Suriah, ke kelompok pro-Iran di Irak, dan ke Houthi di Yaman.

Lapis satu agenda Israel: Putus rantai itu dalam hitungan jam.
Strateginya: cekik dari hulu. Biarkan anak buah di hilir mati kelaparan senjata. Ini bukan perang. Ini operasi mati lemas perlahan.

Lapis Dua: Bukan Ganti Presiden, Tapi Ubah Peta Kekuasaan

Kita sering dengar klaim: “Israel ingin rezim Iran tumbang.” Saya katakan: itu setengah benar. Setengah sisanya yang tidak pernah disebut: Israel tidak peduli siapa yang memerintah Iran. Yang mereka mau adalah *Iran kehilangan kemampuan memproyeksikan kekuatan ke luar negerinya.*

Selama dua puluh tahun, Iran membangun apa yang disebut lingkaran api (ring of fire): Hizbullah di utara, Suriah di barat laut, Irak di barat, Yaman di selatan. Fungsinya mengepung Israel tanpa perlu tentara Iran melangkah setapak pun ke medan perang. Sangat efektif. Dan sangat sulit dihancurkan dengan perang konvensional.

Maka Israel mengubah akal sehat menjadi akal busuk: jangan lawan lingkarannya. Padamkan sumbunya. Dan sumbunya beralamat di Teheran. Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, pernah bilang di belakang pintu tertutup: “*Kami tidak perlu menginvasi Iran. Cukup buat mereka tidak bisa mengirim satu peluru pun ke Hizbullah, maka kami sudah menang.”*

Lapis dua agenda Israel: *Hancurkan logistik, koordinasi, dan pendanaan Iran dari dalam negerinya sendiri. Bukan perang merebut tanah. Tapi perang merebut napas musuh.*

Lapis Tiga: Inilah yang Paling Berbahaya. Iran Dipecah.

Sekarang kita masuk ke ranah yang paling jarang diberitakan. Banyak analis menghindari topik ini karena dianggap terlalu liar. Tapi saya tidak sedang berteori di kampus. Saya membaca dokumen internal yang sempat beredar di koridor PBB. Isinya: skenario disintegrasi Iran.

Mari saya jelaskan dengan santun tapi tegas. Iran bukan negara homogen. Sekitar 40 persen penduduknya bukan etnis Persia. Mereka adalah:

Satu. Arab di Khuzestan (provinsi penghasil minyak terbesar),

Kedua. Kurdi di barat laut,

Ketiga,. Baluchi di tenggara,

Keempat. Turkmen dan Azeri di utara.

Selama ini, sentrifugal force itu ditahan oleh sentralisasi kekuasaan di Teheran. Tapi ketika pusatnya goyah, ketika bom bertalu-talu di ibu kota, ketika ekonomi ambruk, ketika militernya kewalahan maka kekuatan sentrifugal itu akan meledak.

Israel tahu persis potensi ini. Maka lapis tiga agenda mereka:
*Buat pusatnya runtuh, biarkan pinggirannya berterbangan.*

Coba ingat Suriah. Sebelum 2011, siapa yang membayangkan Suriah akan terpecah seperti sekarang? Hari ini, Suriah adalah empat negara mini dalam satu peta: rezim di Damaskus, Kurdi di timur laut, oposisi di barat laut, dan Turki di utara. Model yang sama, dengan DNA yang sama, sedang dirancang untuk Iran.

Dan ini kuncinya: setiap misil yang jatuh di Teheran, setiap kilang minyak yang meledak di Abadan, setiap pemadaman internet di Zahedan, itu bukan kebetulan. Itu adalah paku-paku yang ditancapkan satu per satu ke Iran.

Lapis tiga: *Ubah Iran dari kekuatan regional menjadi kumpulan negara kecil yang sibuk saling bunuh. Dan tidak pernah lagi mengancam siapa pun, apalagi Israel.

*Jadi, Untuk Apa Semua Ini?* Saya ringkas.

Perang ini tidak akan berhenti dengan perjanjian damai. Tidak akan berakhir dengan kesepakatan nuklir baru. Karena tujuannya memang bukan damai. Tujuannya adalah:

Satu. Membuat Iran tidak mampu menyerang siapa pun untuk 25 tahun ke depan.

Kedua. Membuat Iran tidak mampu melindungi sekutunya di Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman.

Ketiga. Membuat Iran jika memungkinkan tidak utuh lagi sebagai sebuah negara.

Dan semua itu dikemas dengan satu bungkus rapi: “*menghentikan nuklir Iran”.* Saya tidak membenci Israel. Saya hanya membaca fakta. Saya tidak membela Iran. Saya hanya tidak suka dibohongi. Dan sebagai mantan prajurit yang pernah dipercaya duduk di Dewan Keamanan PBB, saya berkewajiban mengatakan kebenaran meskipun pahit.

*Penutup: Satu Pesan untuk Indonesia*

Indonesia tidak punya kepentingan langsung dalam perang ini. Tapi sebagai bangsa yang pernah dijajah, dipermainkan, dan dipecah-pecah oleh kekuatan asing, kita punya kewajiban moral untuk tidak diam.

Jangan biarkan narasi “perang nuklir” menutupi kenyataan bahwa yang terjadi di Timur Tengah hari ini adalah *pembongkaran sistematis sebuah negara dengan kedok kemanusiaan.(*)

Baca Juga  Kabid Humas Polda Jabar Raih Juara 1 Cipta Trending Topik di Rakernis Humas Polri 2026



Kita boleh netral.

Tapi kita tidak boleh buta

# Bandung, 24 April 2026*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 328000631

article 328000632

article 328000633

article 328000634

article 328000635

article 328000636

article 328000637

article 328000638

article 328000639

article 328000640

article 328000641

article 328000642

article 328000643

article 328000644

article 328000645

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

article 888000061

article 888000062

article 888000063

article 888000064

article 888000065

article 888000066

article 888000067

article 888000068

article 888000069

article 888000070

article 888000071

article 888000072

article 888000073

article 888000074

article 888000075

article 888000076

article 888000077

article 888000078

article 888000079

article 888000080

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 868100051

article 868100052

article 868100053

article 868100054

article 868100055

article 868100056

article 868100057

article 868100058

article 868100059

article 868100060

article 868100061

article 868100062

article 868100063

article 868100064

article 868100065

article 868100066

article 868100067

article 868100068

article 868100069

article 868100070

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

cuaca 898100041

cuaca 898100042

cuaca 898100043

cuaca 898100044

cuaca 898100045

cuaca 898100046

cuaca 898100047

cuaca 898100048

cuaca 898100049

cuaca 898100050

cuaca 898100051

cuaca 898100052

cuaca 898100053

cuaca 898100054

cuaca 898100055

cuaca 898100056

cuaca 898100057

cuaca 898100058

cuaca 898100059

cuaca 898100060

cuaca 898100061

cuaca 898100062

cuaca 898100063

cuaca 898100064

cuaca 898100065

cuaca 898100066

cuaca 898100067

cuaca 898100068

cuaca 898100069

cuaca 898100070

cuaca 898100071

cuaca 898100072

cuaca 898100073

cuaca 898100074

cuaca 898100075

cuaca 898100076

cuaca 898100077

cuaca 898100078

cuaca 898100079

cuaca 898100080

cuaca 898100081

cuaca 898100082

cuaca 898100083

cuaca 898100084

cuaca 898100085

cuaca 898100086

cuaca 898100087

cuaca 898100088

cuaca 898100089

cuaca 898100090

cuaca 898100091

cuaca 898100092

cuaca 898100093

cuaca 898100094

cuaca 898100095

cuaca 898100096

cuaca 898100097

cuaca 898100098

cuaca 898100099

cuaca 898100100

cuaca 898100101

cuaca 898100102

cuaca 898100103

cuaca 898100104

cuaca 898100105

cuaca 898100106

cuaca 898100107

cuaca 898100108

cuaca 898100109

cuaca 898100110

cuaca 898100111

cuaca 898100112

cuaca 898100113

cuaca 898100114

cuaca 898100115

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 710000051

article 710000052

article 710000053

article 710000054

article 710000055

article 710000056

article 710000057

article 710000058

article 710000059

article 710000060

article 710000061

article 710000062

article 710000063

article 710000064

article 710000065

article 710000066

article 710000067

article 710000068

article 710000069

article 710000070

article 710000071

article 710000072

article 710000073

article 710000074

article 710000075

article 710000076

article 710000077

article 710000078

article 710000079

article 710000080

article 999990011

article 999990012

article 999990013

article 999990014

article 999990015

article 999990016

article 999990017

article 999990018

article 999990019

article 999990020

article 999990021

article 999990022

article 999990023

article 999990024

article 999990025

article 999990026

article 999990027

article 999990028

article 999990029

article 999990030

article 999990031

article 999990032

article 999990033

article 999990034

article 999990035

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

news-1701