REMBANG, Suarametroindonesia – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung ke-127 Tahap I Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Selasa (10/2/2026) di Lapangan Wana Wisata Kartini, Desa Mantingan, Kecamatan Bulu, Rembang. Program pembangunan terpadu ini merepresentasikan sinergi konkret antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat.
Upacara pembukaan yang khidmat dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Kasdim (mewakili Dandim), Asisten I Setda Kabupaten Rembang, seluruh Danramil Kabupaten Rembang, Camat Bulu, Kapolsek Bulu, beserta seluruh Kepala Desa beserta perangkatnya se-Kecamatan Bulu.
TMMD ke-127 Tahap I akan berlangsung dari 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan wilayah sasaran utama di Kecamatan Bulu. Program ini mengusung dua pilar kegiatan, yaitu fisik dan non-fisik.
Fokus Pembangunan Fisik dan Non-Fisik
Pada aspek fisik, program ini akan membangun rabat beton (jalan usaha tani) sepanjang 545 meter. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mendukung perekonomian masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian.
Sementara untuk aspek non-fisik, akan diselenggarakan berbagai penyuluhan dan sosialisasi, mencakup:
· Penyuluhan Bela Negara (PPBN) dan Wawasan Kebangsaan.
· Penyuluhan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).
· Penyuluhan Hukum serta Bahaya Penyalahgunaan Narkoba.
· Sosialisasi Keluarga Berencana (KB).
· Program Pemberdayaan dan Penanganan Anak Stunting.
Komitmen Bersama untuk Kesejahteraan
Dalam sambutannya, perwakilan Kodim 0720/Rembang menegaskan bahwa esensi TMMD melampaui sekadar pembangunan infrastruktur. “Program ini adalah upaya untuk membaur dan membangun sinergi guna menyentuh langsung kebutuhan nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Asisten I Setda Kabupaten Rembang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten. Ia berharap kegiatan non-fisik, khususnya yang berkaitan dengan penanganan stunting dan keluarga berencana, dapat berkontribusi pada peningkatan pemahaman dan kualitas hidup masyarakat Kecamatan Bulu.
Kapten Arm Supartono, Danramil Kecamatan Bulu, menjelaskan bahwa TMMD adalah program terpadu TNI yang bersinergi dengan pemda dan instansi terkait untuk pembangunan di daerah membutuhkan, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. “Kami berharap kegiatan di tahun 2026 ini berjalan lancar demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” jelas Supartono.
Acara tersebut turut dihadiri oleh para Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan, serta masyarakat yang antusias menyambut kehadiran program TMMD. Dengan semangat “Sengkuyung” (bergotong-royong), semua pihak berkomitmen untuk bersama-sama menyukseskan TMMD ke-127 guna mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. ( D. Jowansah )
Pembukaan Resmi TMMD Sengkuyung ke-127 Tahap I 2026: Sinergi TNI dan Masyarakat Wujudkan Pembangunan Desa












