INDRAMAYU,SMI-Kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 yang dilaksanakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Kiki Zakiyah, SE, dari Fraksi Gerindra, berlangsung khidmat, penuh keakraban, dan mendapat sambutan antusias dari ratusan warga di Jalan Buyut Kunir, Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Minggu (12/7/2026).
Agenda reses yang dikemas dalam kunjungan kerja dan silaturahmi tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dengan masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung, mulai dari persoalan pembangunan infrastruktur, bantuan sosial, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Juntikedokan, Suendi, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Drs. H. Dadi Rohanadi, para tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memenuhi lokasi dengan semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, mantan Kuwu Juntikedokan, Sutarli, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Kiki Zakiyah dalam memperjuangkan pembangunan di Desa Juntikedokan. Menurutnya, sejumlah program aspirasi yang telah direalisasikan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan, pembangunan tiga titik Tembok Penahan Tanah (TPT) serta program pengecoran Jalan Buyut Kunir telah meningkatkan aksesibilitas, memperkuat infrastruktur desa, sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kiki Zakiyah yang telah memperjuangkan pembangunan di Desa Juntikedokan. Semoga perhatian terhadap desa kami terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Sutarli yang disambut tepuk tangan meriah dari warga.
Tak hanya menyampaikan apresiasi, masyarakat juga memanfaatkan forum reses untuk mengusulkan berbagai program yang dinilai sangat dibutuhkan. Aspirasi yang mengemuka antara lain peningkatan perhatian terhadap warga kurang mampu, pemerataan bantuan sosial, kemudahan akses Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga bantuan pendidikan menjelang tahun ajaran baru 2026 agar dapat diterima secara tepat sasaran.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kiki Zakiyah menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian serius dan akan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang dimiliki DPRD Kabupaten Indramayu.
Menurutnya, setiap usulan akan dibahas bersama pemerintah daerah agar dapat direalisasikan sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
“Kami hadir untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi akan kami kawal dan perjuangkan agar menjadi bagian dari kebijakan pembangunan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegas Kiki Zakiyah.
Penyampaian yang lugas, komunikatif, dan terbuka dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku semakin memahami mekanisme penyampaian aspirasi serta tahapan perencanaan pembangunan hingga dapat diwujudkan menjadi program pemerintah.
Suasana semakin hangat ketika kegiatan ditutup dengan dialog interaktif, sesi tanya jawab, doa bersama, ramah tamah, foto bersama, serta syukuran atas rampungnya pengecoran Jalan Buyut Kunir yang kini menjadi lebih layak dilalui masyarakat. Acara syukuran diisi dengan pembagian uang sawer sebagai bentuk rasa syukur dan makan bersama yang mempererat kebersamaan antara wakil rakyat dan warga.

Kehangatan yang tercipta sepanjang kegiatan menjadi gambaran eratnya hubungan antara masyarakat dengan wakilnya di parlemen. Reses bukan sekadar agenda konstitusional, tetapi juga menjadi bukti bahwa komunikasi dua arah antara rakyat dan legislatif merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Indramayu yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.
(Tim)













