INDRAMAYU,SMI-PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan kembali mencetak prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Public Disclosure Program for Environmental Compliance (PROPER) kategori Emas tahun 2025. Capaian ini menjadi yang kedelapan kalinya bagi Kilang Balongan sepanjang keikutsertaannya dalam program yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Penghargaan tersebut diraih melalui program pemberdayaan masyarakat bertajuk BERBISIK (Berdaya, Berkolaborasi Inklusif, Inovasi dan Karya), yang menjadi salah satu inovasi unggulan dalam pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Operasi Kilang PT Pertamina Patra Niaga, Didik Bahagia, dalam ajang Anugerah Lingkungan Hidup PROPER di Taman Mini Indonesia Indah, Selasa (7/4/2026).
“Penghargaan ini membuktikan Kilang Balongan bersungguh-sungguh menjalankan regulasi pemerintah dalam pengelolaan lingkungan. Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas pencapaian ini,” ujar Didik.
Dampak Nyata Program BERBISIK
Program BERBISIK merupakan inisiatif Kilang Balongan untuk menjawab berbagai persoalan ekonomi, sosial, dan lingkungan, khususnya di Desa Balongan, Kelurahan Lemahmekar, dan Kelurahan Karangmalang, Kabupaten Indramayu.
Dari aspek sosial, program ini berhasil memberdayakan 155 penyandang disabilitas tuna rungu, 11 rumah tangga miskin, 32 perempuan rawan sosial ekonomi, 1 lansia, 2 anak-anak, serta 55 warga binaan Lapas Kelas IIB Indramayu. Secara keseluruhan, lebih dari 10.000 orang turut merasakan manfaat tidak langsung dari program ini.
Dari sisi lingkungan, BERBISIK mampu mengelola sampah organik hingga 1,8 ton per tahun dan menurunkan emisi karbon sebesar 223.228,8 kg CO2 ekuivalen per tahun. Selain itu, inovasi pengelolaan minyak jelantah mencapai 240 liter per tahun, serta pengolahan sampah plastik dan limbah kopi turut membantu mengurangi beban lingkungan di wilayah setempat.
Sementara dari aspek ekonomi, program ini menghasilkan omzet yang signifikan, di antaranya dari produk PERISALTIK (hasil olahan solidifikasi sampah plastik) sebesar Rp274 juta per tahun, Kopi Teman Istimewa dan workshop kreatif sebesar Rp222 juta per tahun, serta pendapatan baru bagi kelompok warga binaan pemasyarakatan mencapai Rp74 juta per tahun.
General Manager RU VI Balongan, Yulianto Triwibowo, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, hingga masyarakat.
Hal ini juga tercermin dari tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap program BERBISIK, dengan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 3,66 atau kategori sangat baik.
“Raihan PROPER Emas ke-8 ini menjadi penyemangat bagi perusahaan dan seluruh pekerja untuk terus berinovasi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Capaian ini semakin mengukuhkan Kilang Balongan sebagai perusahaan pengolahan energi yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
(Imam)












