INDRAMAYU,SMI- PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keandalan operasional dan keberlanjutan bisnis melalui kegiatan Management Walk Through (MWT) yang dilaksanakan di Kilang Pertamina Balongan pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Kilang Balongan menjadi tuan rumah bagi jajaran manajemen KPI Kantor Pusat yang dipimpin Direktur Optimasi Feedstock & Produk (OFP) Erwin Suryadi serta VP Commercial & Sales Aji Danardono. Selain pertemuan langsung di lokasi, kegiatan ini juga terintegrasi dengan On Duty Management yang diikuti secara daring oleh seluruh unit bisnis di lingkungan Subholding Refining & Petrochemical (SH R&P).
Agenda utama MWT difokuskan pada monitoring Program Predictive Maintenance & Performance Kilang guna memastikan pemeliharaan peralatan dan mesin berjalan optimal serta mencegah potensi gangguan operasional.
Dalam arahannya, Erwin Suryadi menekankan pentingnya penguatan sistem pemeliharaan prediktif sebagai pilar utama menjaga keandalan kilang. Salah satu strategi yang didorong adalah optimalisasi feedstock dan peningkatan profitabilitas melalui fleksibilitas pengolahan minyak mentah (crude flexibility).
“Kilang-kilang Pertamina harus mampu memaksimalkan potensi operasionalnya untuk mengolah feedstock yang paling menguntungkan bagi perusahaan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendeteksi potensi anomali pada peralatan sebelum terjadi kerusakan, sehingga dapat menghindari unplanned shutdown yang berisiko mengganggu produksi.
Lebih lanjut, Erwin menegaskan perlunya sinergi yang kuat antara aspek komersial dan operasional, mengingat Pertamina memiliki tanggung jawab besar dalam melayani kebutuhan energi nasional.
Mengakhiri arahannya, ia mengingatkan bahwa keandalan operasional harus sejalan dengan aspek keselamatan kerja. Seluruh pekerja dan mitra kerja diharapkan selalu mematuhi standar HSSE Golden Rules dan Corporate Life Saving Rules (CLSR) dalam setiap aktivitas.
Sementara itu, General Manager Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo menegaskan bahwa kilang saat ini beroperasi secara optimal untuk mendukung kebutuhan BBM nasional, khususnya di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Menghadapi kondisi cuaca ekstrem di wilayah Indramayu, pihaknya memastikan seluruh personel dan sistem proteksi kilang berada dalam kondisi siaga tinggi.
“Kami telah memetakan titik-titik rawan dan memperkuat mitigasi risiko terhadap anomali cuaca guna menjamin operasional tetap stabil. Fokus kami adalah memastikan suplai BBM ke masyarakat tidak terganggu sedikit pun,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Rizky Anggia Putri menegaskan bahwa selain menjaga keandalan operasional, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan di wilayah Indramayu.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan operasional kilang tetap berjalan selaras dengan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan MWT ini, PT KPI berharap seluruh unit kilang di Indonesia dapat terus meningkatkan performa, menjaga keandalan, serta mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.
(Imam)












