SUMEDANG, SMI. id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Kabupaten Sumedang menggelar agenda penting pasca Idul Fitri 1447 H. Bertempat di kantor DPC Organda Sumedang jalan Terusan, No. 11 Sumedang , pada Selasa (31/3/2026) di hadiri langsung ketua dan seluruh pengurus inti DPC Organda Sumedang dan seluruh ketua kelompok kerja unit ( KKU ) se Kab. Sumedang hadir pula dari pihak Jasa Raharja Sumedang
Selain kegiatan rapat rutin agenda kerja pasca lebaran pengurus DPC Organda pun membagikan bingkisan berupa makanan dan minuman kepada 32 ketua KKU sebagai wujud terimakasih selama ini sebagai mitra yang tak terpisahkan sebagai mitra kerja para KKU yang ada di Kab. Sumedang dalam agenda rapat ini pihaknyapun mengimformasikan inovasi transportasi dengan memperkenalkan mobil listrik sebagai transpormasi umum
Ketua DPC Organda Sumedang Tatang Suherman menyampaikan, beberapa program yang dilaksanakan di antaranya kegiatan bertajuk “Bersatu Jika Kurangi”, sosialisasi kepada para pengurus dan pengemudi, hingga pengenalan kendaraan listrik yang diproyeksikan untuk angkutan kota (Angkot) dan M-Bes.

“Program mobil listrik ini menjadi salah satu langkah ke depan dalam mendukung transportasi yang lebih ramah lingkungan di Sumedang,” ujarnya.
Di sisi lain, Organda juga menyoroti persoalan klasik yang hingga kini belum terselesaikan, yakni ketidak adaan terminal yang representatif bagi angkutan kota.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah Angkot trayek 38 dengan kode 37 , 08 yang memiliki dua jalur yakni 8A dan 8B. Kedua jalur tersebut hingga kini belum memiliki terminal resmi sebagai titik awal dan akhir perjalanan.
Sebagai solusi, muncul usulan agar pembangunan terminal dapat dipertimbangkan di kawasan Tegal Kalong lokasi tersebut dinilai strategis terlebih jalur Angkot tetap diharapkan masuk ke pusat kota karena banyaknya sekolah yang berada di sepanjang rute , selain Tegal Kalong beberapa titik lain seperti Alam Sari dan Ketib juga turut disebut sebagai bahan pertimbangan dalam penataan trayek dan fasilitas pendukung angkutan umum.
Menurut Tatang Suherman sebanyak 32 KKU menerima bingkisan yang diberikan secara langsung menjelang Lebaran. Bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan perhatian kepada para pelaku transportasi yang tetap beroperasi melayani masyarakat , namun demikian pihak Organda menegaskan bahwa pembagian bingkisan ini tidak diberikan kepada seluruh sopir angkot, melainkan khusus bagi pengurus KKU karena masih keterbatasan anggaran mudah- mudahan kedepannya bisa terealisasi , melalui berbagai agenda ini, Organda Sumedang berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum sekaligus memperkuat solidaritas antar pengemudi di tengah tantangan transportasi yang terus berkembang, “pungkasnya.
( Yusman R )












