SEMARANG, SMI. id – Peningkatan arus mulai terasa di jalur tol wilayah Kab. Semarang, dalam memasuki hari ke 2 Operasi Ketupat Candi 2026, Hal ini terpantau langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., Sabtu 14 Maret 2026 sesaat sebelum kunjungan DirKamsel (Direktur Keamanan dan Keselamatan) Korlantas Polri di Rest Area 429 jalur A.
Arus mudik yang masuk di wilayah Kab. Semarang, yang mengalami peningkatan sebanyak 2.700 kendaraan yang melintas dengan dominasi kendaraan pribadi. Dimulai tanggal 14 Maret 2026 yang terhitung pukul 06.00 Wib hingga pukul 08.00 Wib, hal itu yang di sampaikan Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK.,M.,Si.
“Sudah ada peningkatan untuk hari ini, dan sesuai laporan yang kami terima sekitar 2.700 mobil masuk ke wilayah Kab. Semarang melalui pintu tol Banyumanik.” Jelasnya.

Pihaknya juga memastikan, meskipun peningkatan arus mulai terasa memastikan tidak ada ketersendatan kendaraan di jalur tol wilayah Kab. Semarang. Untuk Rest area yang tersedia sepanjang jalur tol wilayah Kab. Semarang, juga masih bisa menampung dan belum ada penumpukan kendaraan pemudik yang beristirahat.
“Memang sempat ada kepadatan di Rest Area 429 jalur A ini, itu terjadi di dini hari tadi. Para pengguna jalan banyak yang beristrihat, dan melaksanakan Sahur dilanjut ibadah Sholat Subuh.” Imbuhnya.
Akan ada himbauan apabila di Rest Area sudah tidak memadai, Pihaknya akan melakukan pengelolaan Kanalisasi apabila Rest Area sudah tidak mamadai, untuk menggunakan Rest Area berikutnya. Dimana pada jalur tol sepanjang wilayah Kab. Semarang pada jalur A terdapat 3 Rest Area, yaitu : KM 429, KM 439 dan KM 456.
Siagakan personel di setiap pos, sebanyak 28 personel disiagakan pada setiap pos yang berada di setiap tempat Rest Area, dibantu oleh personel BKO dari Brimob Poda Jateng, unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Kesehatan.

Dir. Kamsel Brigjen Pol. Prianto melakukan kunjungan secara langsung di pos Rest Area 429, melakukan pengecekan terkait kesiapan personel, sarana dan prasarana pengamanan hingga fasilitas bagi para pemudik.
“Kita pastikan personel yang melakukan pengamanan Ops. Ketupat kali ini di wilayah Kab. Semarang, berjalan dengan lancar dan kondusif. Selain itu sarana prasarana juga memadai, baik untuk personel maupun fasilitas yang dapat digunakan pemudik. Juga fungsi CCTV guna memantau kepadatan arus, juga berfungsi dengan baik. Ini bisa menjadi warning bagi para personel dilapangan, untuk segera bertindak melakukan rekayasa mengurai kepadatan arus.”Pungkas Brigjen Pol. Prianto.
(Indra.S)










