KAB. SEMARANG, SMI. id | Guna pengamanan adanya pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dilaksanakan pada Desember mendatang di Kabupaten Semarang, Polres Semarang siagakan sebanyak 787 personel dalam Operasi Aman Desa 2026.
Polres Semarang gelar apel kesiapan Ops Aman Desa di GOR Pandanaran Wujil Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, untuk memastikan kesiapan personel dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi seluruh tahapan Pilkades, pada Rabu, (14/10/2026)
Dalam upacara tersebut,
Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha S.H. M.H., memimpin upacara kesiapan tersebut yang didampingi Kapolres Semarang dan Dandim 0714/ Salatiga.
Dalam amanatnya,
Bupati Semarang menyampaikan bahwa melalui adanya Pilkades masyarakat diberikan kesempatan untuk menentukan pemimpin yang diharapkan mampu membawa kemajuan bagi desanya serta
bagian penting dari kehidupan demokrasi di tingkat desa.

“Pada pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Semarang Tahun 2026, cakupan pengamanan yang harus kita perhatikan cukup luas, meliputi 19 kecamatan dan 140 desa, dengan jumlah pemilih sebanyak 442.484 orang yang tersebar di 1.007 TPS.” jelas Bupati Semarang.
Bupati juga mengingatkan adanya sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, mulai dari perbedaan pilihan dan dukungan kepada calon hingga dinamika yang berkembang di tengah masyarakat dan adanya pula potensi penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian maupun politik identitas juga perlu menjadi perhatian karena dapat memicu konflik perselisihan sosial.
“Jangan sampai persaudaraan yang selama ini terbangun di lingkungan keluarga, tetangga dan masyarakat harus rusak karena kepentingan politik sesaat.” tegasnya.
Personel juga diminta memahami tugas masing-masing, mengenali potensi kerawanan di wilayah penugasan serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat.

“Kedepankan langkah-langkah pencegahan dan pendekatan yang humanis. Apabila muncul persoalan di tengah masyarakat, lakukan penanganan secara cepat, tepat, terukur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, “imbuhnya.
Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si., juga menegaskan di sela acara, bahwa kesiapan pengamanan tidak hanya dilakukan melalui pengerahan personel, akan tetapi juga melalui berbagai langkah cipta kondisi dan deteksi dini.
Polres Semarang telah melakukan patroli secara rutin hingga dini hari serta melakukan langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas, termasuk peredaran minuman keras dan narkoba.
“Langkah pencegahan, patroli, deteksi dini dan koordinasi dengan seluruh stakeholder terus kami lakukan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif karena kami tidak ingin menunggu sampai gangguan terjadi.” ungkap AKBP Heru.
Pemicu paling utama adalah adanya tawuran yang masih terjadi di sejumlah wilayah, menjadi perhatian khusus jajaran Polres Semarang karena dapat menjadi gangguan kamtibmas apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Polres Semarang bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Satpol PP, Dishub, Linmas dan seluruh intansi terkait, yang berkomitmen mengawal seluruh tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Semarang agar berlangsung guyup, tertib, aman, dan kondusif.
(Indra.S)












