KAB. SEMARANG, SMI. id | Membangun sinergitas antara Polri dengan pengemudi Ojek Online (Ojol) dilakukan di depan halaman Benteng Willem ll Ungaran Kabupaten Semarang, pada Selasa (18/08/2026).
Kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si., yang bertujuan untuk memperkuat hubungan komunikasi hingga menyentuh langsung antara para pengemudi Ojol dan Polres Semarang guna upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bersama khususnya di wilayah Kabupaten Semarang.
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban,
dilokasi Benteng Willem II Ungaran Kab. Semarang yang kerap menjadi salah satu tempat yang digunakan untuk beristirahat maupun berkumpulnya para pengemudi ojek online.
Kedatangan Kapolres Semarang disambut baik oleh Ketua Keluarga Gojek Merah Putih (KGMP) Dani Ramadhan, Kapolres berdialog langsung dengan para pengemudi Ojol sekaligus menyampaikan sejumlah pesan untuk para Ojek Online khususnya dalam perihal keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap membangun kebersamaan serta menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Semarang.

AKBP Heru Dwi Purnomo,
juga mengajak para pengemudi ojek online untuk terus mempertahankan sinergi dan komunikasi yang selama ini telah terjalin baik antara Polres Semarang dengan paguyuban maupun komunitas ojek online di Kabupaten Semarang.
Ia memaparkan informasi yang diperoleh dari masyarakat kepada pengemudi ojek online, diharapkan informasi tersebut dapat disampaikan melalui arahan komunikasi yang tepat. Serta melalui kegiatan pertemuan ini isu isu yang belum jelas kebenarannya tidak berkembang menjadi informasi berita yang keliru.
“Teman-teman ojek online merupakan tokoh bagian dari masyarakat yang setiap harinya berinteraksi langsung dengan banyak orang. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Semarang, sinergi dan komunikasi yang sudah terjalin dengan baik ini harus terus kita pertahankan.”ungkap AKBP Heru.
Kapolres juga mengingatkan agar para pengemudi tidak mudah terpengaruh dan menyebarkan isu yang belum diketahui kebenarannya. Setiap informasi yang berkembang di tengah masyarakat perlu disikapi secara bijak dan diklarifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan keresahan.

Ketua KGMP Dani menyampaikan,
bahwa pihaknya siap mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Semarang. Para pengemudi Ojol juga berkomitmen untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang, khususnya informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami siap membantu menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Semarang. Kami juga mengajak teman-teman untuk tidak mudah terpengaruh isu yang beredar di masyarakat apabila belum jelas kebenarannya. Komunikasi adalah sarana penting untuk menjaga hubungan yang harmonis sekaligus membangun rasa saling percaya antara kepolisian dan para pengemudi Ojol dan untuk persoalan hukum, kami mempercayakan penanganannya kepada Polres Semarang.”pungkas Dani.
Melalui adanya kegiatan tersebut,
Polres Semarang berharap sinergi dan juga komunitas ojek online semakin erat. Pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga Kabupaten Semarang tetap aman dan kondusif serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas maupun belum terverifikasi kebenarannya.
Di penghujung kegiatan tersebut,
Kapolres Semarang juga memberikan bantuan beberapa paket sembako kepada para pengemudi ojek online yang berada di lokasi. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para pengemudi Ojol yang selama ini menjadi bagian dari masyarakat sekaligus mitra dalam menjaga situasi Kamtibmas khususnya di Kabupaten Semarang.(*)
(Indra.S)












